Kamis, 29 September 2011

Stimulating Primary Mathematics Group-Discussion


By: Dr. Marsigit, M.A.
Reviewed by: Lina Dwi Aris S (09301241031, http:linadwiarissetiani.blogspot.com)

Penelitian yang dilaksanakan pada Siswa kelas 6 SD di SD Gambiranom, Yogyakarta, Indonesia, menyelidiki kegiatan siswa dalam mengkonstruksi ciri-ciri dari sejumlah pola bilangan sebagai hasil dari penjumlahan dan pengurangan dua digit bilangan pada pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran guru dan kegiatan siswa dalam tiga siklus yang berbeda dari penelitian tindakan kelas. Biasanya siswa melakukan pengamatan ketika mereka berinteraksi dengan benda-benda atau orang disekelilingnya, kemungkinan hal tersebut dapat dijadikan sebagai titik awal untuk membahas tentang perkembangan mekanisme kognitif mereka. Dalam interaksi tersebut, siswa melihat objek, memegang dan mendengarkan suara ataupun berbicara dengan orang lain, selain itu, siswa juga dapat mengkategorikan, menghafal atau bahkan menyusun rencana untuk aktivitas tertentu.

Pada penelitian ini, peneliti telah mengembangkan tiga siklus penelitian tindakan kelas (CAR) dari skema pengajaran yang berbeda-beda yang merupakan bagian dari praktik umum dalam pengaturan pendidikan. Proses penelitian tindakan kelas meliputi analisis masalah dan rencana strategis, pelakanaan rencana strategis, observasi dan evaluasi tindakan kelas menggunakan teknik dan metode yang tepat, refleksi atas hasil evaluasi dan pada seluruh tindakan dan proses penelitian (Zuber dan Skerritt, 1992). Penelitian ini mencakup beberapa tindakan, sebagai berikut (Zuber dan Skerrit, 1992): 1. Mengidentifikasi an menganalisis masalah yang timbul dalam proses belajar mengajar matematika. 2. Merancang strategi untuk memecahkan masalah sebagai hasil simetris komunikasi antara peneliti an guru. 3. Menerapkan dan menguji strategi. 4. Mengevaluasi efektivitas strategi. 5. Mencerminkan hasil. 6. Pengambilan  kesimpulan pada masalah yang baru di identifikasi. 7. Mengulangi siklus hingga mereka memperoleh perbaikan dengan praktek. 8. Melaporkan temuan. Pada penelitian ini, guru dan peneliti bersepakat untuk mengusulkan dan mempersiapkan serangkaian kegiatan dalam skema penelitian tindakan kelas.

Pada siklus pertama, guru mengarahkan siswa untuk memiliki beberapa kompetensi untuk menggolongkan beberapa pola bilangan sebagai hasil dari penjumlahan dua digit bilangan, yaitu:
21 + 21 = . . .
14 + 41 = . . .
36 + 63 = . . ., dan sebagainnya.

Skema dari proses belajar mengajar pada siklus digolongkan, sebagai berikut: pertama, guru memperkenalkan pelajaran, guru menyampaikan berbagai informasi, mengajukan masalah dan menjelaskan apa yang seharusnya dilakukan oleh siswa dalam kegiatan yang diikutinya. Kedua, guru memberikan perintah pada siswa untuk menjumlahkan bilangan yang terdiri dari dua digit, guru membiarkan siswa untuk bekerja dalam kelompok diskusi. Dimana, kelompok diskusi tersebut terdiri dari empat siswa. Ketiga, guru mempersilahkan siswa untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka yang dilanjutkan dengan pengambilan kesimpulan dari hasil diskusi dan percobaan. Dalam siklus ini guru mengembangkan lembar kerja siswa dan mendistribusikan lembar kerja siswa tersebut sebelum siswa bekerja dalam kelompok diskusi mereka. Selanjutnya dilakukan siklus kedua, pada siklus kedua ini siswa diperintah oleh guru untuk menemukan hasil pengurangan dari dua digit bilangan. Langkah-langkah yang digunakan oleh guru pada siklus kedua ini sama seperti langkah-langkah yang tertera pada siklus pertama.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar